Website Iklan Tayang Selamanya
Selamat datang di situs web periklanan jaringan unikbaca.com "Semoga Hari Anda Selalu Menyenangkan!"
Setidaknya satu iklan Anda posting juga di situs web iklan ini!
Agar pengunjung atau pengakses dapat mencari dan tahu usaha Anda
📝 POSTING Hari ini DISKON 50%

Tampilkan postingan dengan label Tips Perawatan. Tampilkan semua postingan
thumbnail

10 Cara Melatih Nafas Ayam Bangkok Agar Tahan Saat Berlaga


Ada banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk melatih nafas ayam bangkok aduan. Ayam aduan harus memilki nafas atau stamina yang kuat supaya mampu berlaga lebih lama dan memenangkan pertarungan. Apakah ayam kesayangan anda nafasnya masih ngos-ngosan dan cepat lelah?
Selain pukulan, nafas menjadi salah satu penentu kemenangan ayam aduan. Walaupun pukulan dan teknik ayam bagus, jika tidak diimbangi dengan stamina yang baik bukan tidak mungkin ayam akhirnya tumbang dan justu kalah.
Pada tulisan kali ini kami akan sedikit membagikan tips jitu cara melatih nafas ayam bangkok menjadi lebih kuat. Ada banyak sekali langkah yang dapat ditempuh mulai dari latihan, perawatan, pemberian jamu hingga pemberian ramuan khusus.

Berikut adalah cara melatih nafas ayam bangkok agar tahan saat berlaga

1 Dengan Memandikan Ayam

Memandikan ayam bangkok mempunyai banyak sekali manfaat. Selain membentuk otot dan mengeraskan tubuh, memandikan ayam juga berguna untuk menguatkan stamina atau nafas ayam. Waktu yang paling tepat untuk memandikan ayam ialah saat pagi hari ketika cuaca cerah dan kemudian menjemurnya.

2 Dengan menjemur ayam

Salah satu cara untuk melatih nafas atau stamina ayam aduan ialah dengan menjemurnya secara rutin. Metode menjemur ayam ini sudah terbukti paling ampuh dan paling sering digunakan oleh kebanyakan botoh. Tapi ingat, penjemuran ayam tidak usah terlalu lama, anda bisa menjemurnya antara pukul 8 sampai pukul 10 setelah ayam dimandikan.

3 Melatih nafas ayam dengan jamu

Kemudian cara untuk menguatkan nafas ayam ialah dengan memberikannya jamu. Anda dapat membuat racikan jamu sendiri sesuai kebutuhan, untuk menguatkan stamina ayam kebanyakan botoh menggunakan telur, gula merah, dan madu. Jika anda masih bingung dalam hal pembuatan jamu anda bisa membaca tulisan Cara membuat jamu dan pil herbal ayam aduan.

4 Latihan fisik untuk nafas

Latihan fisik sangat berguna untuk membentuk otot dan stamina ayam bangkok aduan. Bentuk latihan yang bisa dilakukan cukup beragam, mulai dari senam, lompatan, push up dan sebagainya. Silahkan baca Cara Melatih Ayam Aduan. Latihan fisik ini sangat penting untuk mengatasi ayam yang cepat lelah ketika berlaga.

5 Latihan Kliter

Latihan kliter terbukti sangat ampuh untuk meningkatkan stamina dan menguatkan nafas ayam. Caranya masukan ayam jago lain ke dalam kurungan kecil, kemudian gunakan kurungan yang lebih besar untuk menutupi kurungan kecil. Lalu lepaskan ayam anda dan biarkan dia berlari mengelilingi kurungan tersebut. Intinya anda menggunakan dua kurungan (kecil dan besar) agar ayam tidak bertarung dan hanya berusaha mencari celah dengan mengelilingi kurungan.

6 Latihan Renang

Pada dasarnya ayam memiliki kemampuan untuk berengang. Pola latihan renang dapat anda lakukan untuk menguatkan otot dan stamina ayam. Jika anda memiliki kolam maka akan lebih mudah mempraktekan pola latihan yang satu ini. Tapi anda harus membatasi latihan renang untuk ayam kesayangan anda, jangan sampai terlalu lama. Anda bisa menghentikan latihan jika ayam sudah terlihat kelelahan.

7 Abar dengan bungkus patok/paruh

Anda bisa mengabar ayam dengan membungkus patuknya. Cara ini juga berguna untuk melatih nafas ayam aduan. Selain itu, metode abar ini juga akan meningkatkan teknik tarung ayam. Biasanya hanya 10 menit ayam akan terlihat kelelahan dan anda bisa menghentikannya dan mengistirahatkan ayam anda. Baca tips menyiapkan ayam sebelum diadu

8 Abar di tengah terik matahari yang panas

Banyak botoh pengalaman yang suka bilang, kalau ingin ayam cepat jadi maka lakukan abar saat matahari terik. Cara ini memang bagus untuk dicoba, selain itu terik matahari yang panas akan membuat ayam memiliki pengalaman bertarung di semua cuaca.

9 Dengan doping ayam aduan

Salah satu cara yang dapat dicoba untuk menguatkan nafas ayam aduan adalah dengan memberikan doping. Doping merupakan suplemen untuk ayam bangkok aduan dan ada banyak sekali jenis domping, mulai dari doping stamina, mental, penguat pukulan dll. Tapi untuk pemberian doping kepada ayam anda harus mengetahui terlebih dahulu efek dari doping tersebut. Usahakan jangan sembarangan memberikan doping, karena bisa berakibat fatal terhadap ayam kesayangan anda.

10 Dengan melakukan perawatan di malam hari

Sebenarnya perawatan ayam bangkok di malam hari memiliki banyak sekali manfaat, diantaranya ayam akan lebih jinak. Tapi tahukah anda jika ada beberapa metode perawatan ayam di malam hari yang bisa membuat otot dan stamina ayam menjadi lebih bagus?. Caranya dengan mengepel ayam dengan air, cara ini berbeda dengan memandikan, anda hanya perlu mengepel bagian kulit ayam saja dan usahakan bulu tidak basah.

Nah itulah 10 cara yang bisa anda lakukan untuk menguatkan dan melatih nafas ayam aduan kesayangan anda. Semoga tulisan ini bisa berguna dan bermanfaat untuk rekan-rekan botoh sekalian,, Salam kukuruuuuyuk…
thumbnail

Ahli Virologi Unair Ciptakan Vaksin Ampuh Untuk Matikan Virus Flu Burung

jawapos.com
Ahli virologi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Prof. Dr. Suwarno berhasil mengembangkan dua jenis obat terapi berbahan ekstrak kuning telur yang berkhasiat sebagai penghambat pertumbuhan virus flu burung atau Avian Influenza (AI) pada hewan ternak.

“Ada dua produk. Yakni, Anti-Hemaglutinin Antibody (AHA) dan Anti-Neuraminidase Antibody (ANA). Kedua jenis obat itu bisa menghambat dan mematikan pertumbuhan virus AI yang sudah menjangkiti hewan ternak. Obat AHA dan ANA adalah bentuk alat terapi yang kita ekstrak dari kuning telur,” tutur Suwarno.

Ia menjelaskan, bahwa ekstrak kuning telur itu diambil ketika dalam fase menjelang bertelur pada dua kelompok ayam yang terinfeksi virus flu burung. Selanjutnya kedua kelompok ayam tersebut diberi vaksinasi AI.

Kelompok pertama diimunisasi dengan protein hemaglutinin dari virus AI, sedangkan kelompok kedua diimunisasi dengan protein neuraminidase dari virus yang sama.

Setelah kelompok ayam itu bertelur, dirinya mengekstrak telur dan hanya mengambil kuning telur.

"Setelah diekstrak, diambil antibodi dan melakukan pemurnian protein. Pemurnian hemaglutinin dan neuraminidase (anti hemaglutinin dan anti neuraminidase) diformulasi dan ditambah dengan kolostrum (susu dari sapi yang keluar pertama kali), beberapa jenis vitamin, mineral, dan asam amino. Dari situlah, produk bernama AHA dan ANA bermula," paparnya.

Ia mengungkapkan, cara pemberiannya cukup disemprotkan ke dalam paruh ayam dengan dosis sekitar satu milliliter. Apabila obat tersebut diberikan maksimal dua hari sejak virus flu burung menginfeksi tubuh ayam, maka obat AHA dan ANA dapat menghambat 80 hingga 100 persen pertumbuhan virus AI.

Tujuannya, untuk menyelamatkan dari kematian. "Kedua jenis obat tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Obat AHA digunakan untuk mencegah menempelnya virus AI ke dalam sel. Sedang obat ANA digunakan untuk mencegah keluarnya virus AI dari sel. Obat tersebut akan berfungsi optimal bila diberikan maksimal dua hari sejak virus AI menginfeksi tubuh ayam. Namun, bila lebih dari dua hari, penggunaan dua obat ini perlu dikombinasikan," urainya.

“Kalau sudah lebih dari dua hari sudah agak sulit. Makanya kita kombinasikan, yang ini (AHA) adalah untuk mencegah menempelnya virus AI ke dalam sel. Yang ANA untuk mencegah keluarnya virus dari sel. Jadi, ketika virus keluar dari sel, kita tangkap dengan ini. Ini supaya virusnya tidak menempel dalam sel. Kalau berkembang biak, virus keluar dari sel, maka akan ditangkap dengan ini (ANA). Jadi, kita kombinasikan antara AHA dan ANA,” imbuhnya.

Riset mengenai ekstrak kuning telur yang digunakan untuk mengobati ayam yang terinfeksi virus AI sudah dimulai sejak tahun 2009. Meski sudah berjalan tujuh tahun lalu, obat ini sudah diujicobakan pada ayam-ayam yang terinfeksi virus AI di peternakan ayam di Blitar, Malang, dan beberapa wilayah terjangkit lainnya.

Dari beberapa kali ujicoba di lapangan, pada kasus-kasus sedang, antibodi tersebut mampu menghambat pertumbuhan virus hingga 60 persen.

Keistimewaan lainnya yang dimiliki obat AHA dan ANA adalah kemampuan untuk mengobati virus dengan risiko kematian tinggi atau Highly Pathogenic AI (HPAI) dan risiko rendah atau Low Pathogenic AI (LPAI) Virus. Selain itu, obat AHA dan ANA bisa mengobati berbagai virus AI subtipe H5N1, H5N9, dan H5N2.

“Kalau ayam terinfeksi HPAI pasti mati. HPAI tidak menunjukkan gejala, tapi kalau tubuhnya diisolasi, hasilnya positif. Seringkali, mahasiswa koas (co-assistant) menemukan itu di laboratorium,” imbuh Suwarno yang juga anggota Tim Komisi Obat Hewan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian RI itu.

Peneliti kelahiran Tuban itu mengaku, produk buatannya sudah dilirik oleh sejumlah perusahaan. Namun demikian, ia masih perlu menyempurnakan kemasan obat AHA dan ANA. Sebab, bila obat tersebut dimanfaatkan untuk populasi yang besar, ia masih perlu menambah netto setiap kemasan.

“Tujuannya biar lebih praktis. Karena awalnya dibuat individual, kita bikin yang spray (semprot) seperti ini. Kalau mau efektif, ya tinggal dilarutkan dalam air. Tidak sampai dua jam, pasti air tersebut akan dihabiskan sama ayam. Jadi, prinsipnya mirip dengan vaksinasi,” tutur Suwarno.

Sumber: beritajatim.com
               jawapos.com
thumbnail

Penyakit Virus Pada Ayam

wikipedia.org
Untuk hewan unggas, berbagai jenis penyakit virus mudah sekali menular, dan banyak diantaranya sangat ditakuti peternak karena keganasannya. Sampai saat ini belum ditemukan obat yang efektif untuk menyembuhan penyakit yang disebabkan oleh virus.

Ayam memang mudah diternak, tapi juga sangat rawan terhadap penyakit. Di antara berbagai jenis penyakit menular yang banyak mengancam, penyakit menular yang disebabkan oleh virus merupakan jenis penyakit yang paling ditakuti. Virus lebih lembut dari bakteri, karena jasad renik inibisa tembus dari saringan bakteri. Ia tidak bisa dilihat dengan mikroskop biasa. Untuk melihatnya secara jelas diperlukan foto dengan mempergunakan mikroskop elektron.

Penyakit virus mudah sekali menular. Baik secara kontak langsung maupun lewat perantara benda-benda lain. Misalnya udara, air minum, makanan, dan alat-alat peternakan yang tercemar. Di antara berbagai jenis penyakit akibat virus yang sering merugikan peternakan ayam antara lain adalah tetelo alias ND (New Cattle Desease), cacar unggas alias Fowl Pox, leukosis, lumpuh marek alias marek's disease, gumboro alias infectious bursal disease, salesma ayam alias infectious laryngotracheitis, dan kini flu burung, dll. Berikut akan dijelaskan beberapa penyakit yang diakibatkan oleh virus.

1. Tetelo adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dari golongan Paramixovirus. Keganasannya tergantung dari strain atau tipenya. Penyakit ini menyerang alat pernafasan, susunan dan jaringan syaraf, serta alat-alat reproduksi telur. Yang ganas cepat sekali menular, dan seringkali menimbulkan kematian secara mendadak.

2. Cacar unggas adalah penyakit bercak-bercak kulit yang disebabkan oleh virus Borreliota avium. Menyerang rongga mulut, hulu tenggorokan, daerah sekitar mata, jengger dan pial. Selain secara kontak langsung, penyakit ini bisa meluar lewat perantaraan nyamuk dan lalat.

3. Leukosis adalah penyakit tumor menular yang bersifat menahun. Penyebabnya adalah virus leukosis. Gejala dimulai dengan timbulnya pertumbuhan abnormal pada sel-sel darah putih. Tumor yang menyerang jaringan syaraf akan menimbulkan kelumpuhan pada leher, sayap dan kaki. Yang menyerang mata akan membuat bentuk mata tidak normal, rabun atau buta sama sekali. Yang menyerang organ bagian dalam (hati, ginjal, limpa dan ovarium) akan membuat ayam berjalan tegak seperti itik, dan penyakitnya disebut big liver disease. Akibatnya hati akan membengkak 3 sampai 4 kali normal, kotorannya encer, tubuh kurus, jengger dan pial pucat berkerut.

4. Lumpuh marek adalah penyakit lumpuh yang disebabkan oleh virus herpes. Menyerang anak ayam berumur 1-5 bulan. Gejalanya ditandai kejang lumpuh dengan kaki satu ke depan dan kaki lainnya kebelakang. Selain itu juga menimbulkan pembesaran yang mencolok pada syaraf dan timbulnya tumor pada organ dalam, kulit dan otot.

5. Gumboro adalah penyakit yang menyerang bursa fabricii (kelenjar bulat terletak di atas kloaka), penyebabnya adalah virus gumbaro. Anak ayam umur 1-12 hari yang terkena penyakit ini tidak begitu nampak tanda-tandanya. Tapi anak ayam umur 3-6 minggu akan menunjukkan gejala yang khas. Anak ayam tampak lesu, mengantuk, bulu mengkerut, bulu sekitar dubur kotor, mencret keputih-putihan, dan duduk dengan sikap membungkuk. Suka mematuki duburnya sendiri, sehingga menimbulkan luka dan pendarahan. Ayam yang mati bangkainya cepat sekali membusuk.

6. Salesma ayam adalah penyakit yang disebabkan virus avium. Menyerang saluran pernafasan. Gejalanya sesat nafas, batuk-batuk, mata dan hidung meradang berair, dan sulit bernafas karena adanya lendir berdarah dalam rongga mulut. Bila benafas kepala ditegakkan, dan waktu mengeluarkan nafas kepala ditundukkan dengan mata terpejam. Penyakit ini bersifat akut.

Obat yang efektif untuk menyembuhkan penyakit virus sampai saat ini belum ada. Tapi pengobatan dengan antibiotika atau kombinasi dengan obat-obatan lain tetap diperlukan untuk mencegah terjadinya komplikasi dengan penyakit yang lain. Dan karena tak adanya obat yang mampu menyembuhkan penyakit virus, alangkah bijaksananya sebelum penyakit berbahaya ini terjadi, peternak melakukan tindak pencegahan. Caranya antara lain adalah melakukan tata laksana pemeliharaan yang baik, melaksanakan vaksinasi pada saat yang tepat, dan hindarkan terjadinya stress pada ternak.

Thanks for: TRUBUS no. 201 / Tahun XVII
                    papaji.forumid.net