Website Iklan Tayang Selamanya
Selamat datang di situs web periklanan jaringan unikbaca.com "Semoga Hari Anda Selalu Menyenangkan!"
Setidaknya satu iklan Anda posting juga di situs web iklan ini!
Agar pengunjung atau pengakses dapat mencari dan tahu usaha Anda
📝 POSTING Hari ini DISKON 50%

Tampilkan postingan dengan label Jamu. Tampilkan semua postingan
thumbnail

Tips dan Cara Sembuhkan Penyakit Ayam Bangkok Lumpuh


Tips dan Cara Sembuhkan Penyakit Ayam Bangkok Lumpuh. Ketika ayam bangkok mengalami kelumpuhan atau kram sebenarnya bisa di karenakan beberapa faktor.

Salah satu faktornya adalah ketika sedang di lagakan dengan sabung ayamlainnya, terkena pukulan yang cukup keras atau pada saatdi lagakan dengang sabung ayam lainnya si ayam terkena benda keras seperti kayu atau batu.

Jika anda ingin mengobati lumpuh pada sabung ayam bangkok milik anda sebenarnya ada beberapa hal yang bisa anda lakukan. Yaitu dengan di pijat atau dengan pemberian jamu untuk khusus untuk sabung ayam.

Tips dan Cara Sembuhkan Penyakit Ayam Bangkok Lumpuh

Namun sebelum memberikan jamu ada baiknya anda mengetahui terlebih dahulu bagian mana dari sabung ayam bangkok anda yang sakit. Agar jamu yang akan anda berikan sesuai dengan kebutuhan si ayam anda.

Namun kali ini kami tim sabung ayam akan memberitahukan kepada anda Tips dan Cara Sembuhkan Penyakit Ayam Bangkok Lumpuh yang sudah kami dapatkan dari tim sabung ayam yang berada di lapangan sabung ayam.

* Dari cara yang pertama yang bisa anda lakukan adalah dengan cara mengurung sabung ayammilik anda ke kandang isolasi yang sudah anda siapkan, agar anda akan lebih fokus mengobatinya.

*Berikan sabung ayam anda pakan ayng mengandung banyak karbohidrat, agar stamina dan juga energinya tidak berkurang. Karena jika berkurang maka akan semakin parah dan bisa menjalar menjadi penyakit lainnya yang lebih banyak.

*Pemberian air minum harus selalu tercukupi jika memang bisa selalu di isi secara penuh, Jika memang anda ingin cepat ayam anda cepat pulih ada baikknya di tambahkan vitamin cair yang bisa di campurkan ke air minum anda. Karena biasanya ayam yang masuk kedalam kandang isolasi lebih membutuhkan minum agr mineralnya tercukupi.

*Jika jenis jamu yang cocok sudah anda ketahui untuk sabung ayam anda, Segera langsung cari di apotik atau toko yang menjual semua perlengkapan untuk unggas. Untuk pemberian dosisnya ikuti aturan dalam kemasan yang sudah tertera.

Setelah anda selesai memberikan jamu untuk pengobatan dari dalam. Selanjutnya anda bisa langsung mengobati dari luar agar lebih cepat lagi sembuhnya dengan cara beri pijatan dengan menggunakan salep untuk turun urat. Kram. Setelah itu anda bisa lakukan pemijatan dengan salep khusus turun urat secara terus terusa.

Pada saat ayam bangkok mengalami kelumpuhan biasanya akan tidak terlalu bernapsu makan, maka sangat penting sekali di berikan vitamin penambah napsu makan, Lalu berikan makanan tambahan di campur multivitamin dan nutrisi.

Jika menurut penelitian yang sudah kami tim sabung ayam lakukan, biasanya ayam akan membutuhkan cukup banyak waktu untuk bisa pulih kembali seperto semula.

Maka dari itu untuk anda yang memiliki sabung ayam bangkok dalam keadaan lumpuh haraplah besabar karena yang di buthkan dalam merawat ayam adalah kesabar.

Demikianlah artikel yang bisa kami tim sabung ayam berikan tentang.
thumbnail

Cara Membuat Jamu Tradisional Ayam Aduan Komplit

Cara membuat jamu alami atau jamu tradisional untuk ayam aduan tentu memiliki cara yang sangat beragam. Misalnya saja pada satu wilayah dengan wilayah lainnya tentu memiliki cara tersendiri, hal ini dikarenakan latar belakang setiap daerah yang berbeda-beda.

Cara Membuat Jamu Tradisional Ayam Aduan Komplit

Jamu untuk ayam aduan sudah ada sejak zaman dulu, kemudian dengan ramuan jamu tersebut diyakini akan menambah kekuatan ayam. selain itu jamu bisa dibuat dalam bentuk pil herbal ayam aduan yang lebih banyak manfaat.

Berdasarkan tujuannya jamu radisional ayam aduan memiliki fungsi yang bebeda, terdapat jamu khusus stamina (nafas), jamu untuk kekuatan, jamu untuk mental dan sebagainya.

Kami sedang mencari agen iklan untuk periklanan media nasional disetiap desa atau kelurahan di seluruh Indonesia, yang mau bekerja secara partime atau paruh waktu baik melalui online maupun nyata, dan ini tidak terikat target khusus.

Untuk pertarungan ayam laga di gelanggang biasanya akan dilakukan hingga 5 ronde x 15 menit, tentu setiap daerah kemungkinan memiliki peraturan yang berbeda. Jadi dengan begitu ayam aduan akan dituntut bertahan hingga lebih kurang 75 menit.

Nah, coba bayangkan dalam waktu 75 menit tersebut jika ayam aduan milik kita tidak mampu bertahan? Pasti kemungkinan kekalahan isa saja menimpa kita. Maka dari itu pada tulisan ini penulis akan berbagi tentang cara membuat jamu tradisional ayam aduan khusus sebelum diadu.

1. Kuning Telur
Pemberian telur seharusnya sudah dilakuan secara rutin semenjak ayam aduan memasuki masa siap rawat, yaitu usia lebih dari 7 bulan.

Kemudian pemberian kuning telur bisa dilakukan satu minggu sekali, untuk ayam siap adu bisa diberi satu butir kuning telur utuh dan untuk ayam yang masih tahap awal rawatan bisa diberikan setengah saja, baiknya tambahkan sedikit madu pada kuning telur yang akan diberikan.

Jenis telur yang bisa digunakan yaitu telur ayam kampung dan telur bebek karena memiliki kandungan kaya nutrisi dan sebaiknya jangan sekali-kali memberikan telur ayam negeri.

2. Gula Merah
Gula merah diyakini mampu menambah stamina ayam atau memperpanjang nafas. Untuk gula merah bisa diberikan dengan cara melolohkan langsung kepada ayam aduan.

Lalu pemberian gula merah bisa dilakukan lebih seing antara seminggu tiga kali pada sore hari. Manfaat gula merah untuk ayam aduan adalah meningkatkan kekebalan tubuh, memperlancar pencernaan dan kaya akan antioksidan.

3. Jahe dan Kunyit
Jahe dan kunyit adalah bahan utama yang digunakan sebagai ramuan jamu tradisional ayam aduan yang sudah diwariskan secara turun temurun. Jahe dan kunyit dipercaya mampu membuat ayam aduan lebih tahan pukul dan memiliki agresivitas yang tinggi.

Selain itu jahe dan kunyit juga akan meningkatkan vialitas ayam aduan.

4. Buah Tomat
Tomat bisa diberikan layaknya gula merah, yaitu dengan seminggu tiga kali dengan takaran yang disesuaikan. Tomat memiliki kandungan vitamin yan tinggi dan berguna menjaga sistem pencernaan ayam aduan.

Disini tomat digunakan sebagai asupan nutrisi tambahan bagi ayam agar lebih perkasa.

Cara Membuat Jamu Tradisional Ayam Aduan Sebelum Diadu

Penjelasan di atas adalah manfaat ramuan tadisonal yang bisa diberikan untuk ayam aduan, untuk ayam yang akan diadu bisa dibuatkan jamu khusus.

Kami agen situs penerbit content placement Indonesia, jasa kerjasama penerbitan, menerima jasa content placement dengan pemasangan content placement untuk jangka pendek dengan minimal satu kali mengirim content placement, dan menerima kerjasama jangka panjang yang anda inginkan.

Lalu selanjutnya adalah cara membuat jamu ayam sebelum diadu yaitu dengan cara mencampur bahan-bahan di atas menjadi satu dan diberikan dua hari sebelum masa tarung.

Setelah diberikan ramuan tersebut ayam dikurung dalam kandang untuk menjalani masa isirahat.

Sebenarnya sebagai seorang penghobi ayam aduan kita bisa membuat jamu ayam aduan sendiri sesuai keinginan dan kebutuhan asalkan mengetahui bahan-bahan beserta kandungannya untuk meningkatkan teknik ayam aduan kita.

Dengan logika dan praktek bukan tidak mungkin kita bisa menemukan jamu yang sangat ampuh yang bahkan bisa diperjual-belikan.
thumbnail

6 Manfaat Bawang Merah Untuk Ayam Aduan yang Wajib Anda Tau


Jika kita berbicara manfaat bawang merah untuk ayam aduan pastinya rekan-rekan botoh banyak yang belum menggetahuinya. Umumya bawang merah biasa dikonsumsi oleh manusia, baik untuk olahan masakan hingga digunakan sebagai ramuan obat-obatan.

Sebagian penghobi ayam bangkok aduan tanah air menggunakan bawang merah sebagai alternatif dalam memelihara dan merawat ayam. Jika sebelumnya kami sudah pernah membahas manfaat bawang putih, maka pada kesempatan kali ini kami akan sedikit mengulas khasiat bawang merah bagi ayam aduan.


Berikut Adalah Manfaat Bawang Merah Untuk Ayam Aduan yang Wajib Anda Tau

 1. Sumber Energi yang Baik

Bawang merah memiliki kandungan energi sebesar 166kJ (40 kcal) per 100 Gram. Dengan memberikannya kepada ayam aduan akan membuat stamina ayam aduan akan menjadi lebih bagus. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa sayarat mutlak yang harus dimiliki ayam juara adalah stamina yang bagus.

2. Mengobati Penyakit Ngorok Ayam

Bawang merah bisa dijadikan sebagai obat ayam yang terserang penyakit ngorok. Bawang merah memiliki kandungan minyak, fungsi dari zat minyak ini adalah untuk membunuh bakteri staphylococci yang kemungkinan menyebabkan radang pada kerongkongan ayam.

3. Mengobati Luka Pada Ayam

Sebenarnya cara ini sudah sering dilakukan oleh kebanyakan botoh. Caranya dengan memotong bawang merah menjadi ukuran kecil kemudian dipanaskan dengan air. Kemudian setelah setengah matang ambil air rebusan dan gunakan untuk mengkompres luka ayam.

4. Menyehatkan Pencernaan ayam

Ayam yang mengalami masalah pencernaan biasanya akan terlihat pucat, lemas, dan juga mengeluarkan berak kapur ataupun berak darah. Dalam hal ini anda bisa menggunakan bawang merah sebagai solusi mengatasinya. Tidak hanya menyehatkan pencernaan, bawang merah juga akan membuat peredaran darah ayam menjadi lebih lancar.

5. Mengobati Penyakit Bubul

Untuk khasus yang satu ini adalah pengalaman yang pernah dialami oleh penulis. Mengoleskan air/minyak bawang pada bagian kaki ayam yang terkena penyakit bubul akan mempercepat penyembuhannya. Anda bisa mengoleskan bawang merah secara rutin pada sore hari sampai bubul benar-benar hilang.

6. Menyembuhkan Ayam Cacingan

Apakah ayam anda lesu dan kurang nafsu makan?? Jika iya, maka anda bisa memberikan bawang merah untuk mengatasinya. Caranya potong bawang merah menjadi ukuran kecil, kemudian seduh dengan air panas kemudian diamkan selama 4-6 jam dan kemudian berikan air seduhan pada ayam.

Pada dasarnya bahan-bahan alami jauh lebih baik dibandingkan dengan bahan-bahan kimia. Selain itu efek samping bahan herbal lebih minim resiko dan mudah didapatkan. Akhir kata dari penulis mengenai manfaat bawang merah untuk ayam aduan, semogga tulisan ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
thumbnail

Manfaat Belimbing Wuluh Sebagai Antibiotik Alami Untuk Ayam

manfaat.co.id
Taukah kalian bahwa setiap centimeter kulit telur ayam atau bebek ternyata memiliki 7.500 buah pori dengan penyebaran berbeda?

Ukuran bakteri yang lebih kecil dari pori ini menyebabkan bakteri dapat masuk ke dalam bagian telur. Salah satu penyebab kerusakan telur adalah bakteri Salmonella sp yang juga merupakan  penyebab penyakit Salmonellosis.Bakteri ini dapat bersumber dari ekskreta manusia maupun hewan.

Salmonella sering ditemukan dalam bahan makanan asal hewan, terutama daging dan telur yang belum atau baru setengah masak.

Al Asmaul Husna mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) bersama empat rekannya yang tergabung dalam tim Program Kreatifitas Mahasiswa Penelitian yaitu Nyai Mukholisah, Rina Sri Wulandari, Riyan Eko Purwanto dan Azib Ernawati terdorong untuk meneliti potensi daun belimbing wuluh sebagai antibiotik alami.

Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan alternatif antimikroba pada telur dari kandungan belimbing wuluh (flavonoid, saponin dan tanin).

Upaya yang lazim untuk mencegah kontaminasi bakteri ini adalah dengan menggunakan antibiotik. Penggunaan antibiotik baik pada manusia maupun hewan menyebabkan mikroorganisme menjadi resisten (kebal).

Potensi efek resistensi terhadap mikroba tertentu semakin meningkat dengan semakin banyak mengkonsumsi antibiotik.

Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai dengan dosis dan aturan dapat mengakibatkan residu pada produk daging yang dikonsumsi oleh konsumen.

Solusi untuk menekan resistensi mikrobial patogen terhadap obat antimikroba, termasuk antibiotik adalah dengan menggunakan antimikroba alternatif.

Bahan alternatif yang memiliki potensi sebagai antimikroba adalah ekstrak daun belimbing wuluh. Daun belimbing wuluh mengandung flavonoid, saponin dan tanin. Senyawa-senyawa aktif tersebut mempunyai kemampuan sebagai antimikroba.

"Penggunaan antibiotik sintesis/kimia mulai dikurangi karena dapat menimbulkan resistensi pada bakteri dan mengakibatkan residu pada manusia. Maka dari itu kita menggunakan daun belimbing wuluh karena terdapat kandungan flavonoidnya. Dan itu paling banyak ada di daun,"ujar Husna selaku Ketua Tim.

Tim ini menggunakan daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) yang diperoleh dari kebun warga di Kabupaten Bogor sebagai bahan percobaannya.

Tahapan penelitian ini dimulai dari pembuatan serbuk daun belimbing wuluh dari daun utuh yang dikeringkan kemudian diblender lalu disaring.

Hewan uji yang digunakan tim ini adalah ayam strain Hy Line Brown siap bertelur yang terinfeksi Salmonella sp berumur 16 minggu (pulett).

Ayam dikarantina selama 7 hari agar menyesuaikan diri dengan lingkungan baru dan diberi ransum yang mengandung Salmonella sp.

"Metode yang kami lakukan adalah in vitro dan in vivo. In vitro meliputi proses ekstraksi daun belimbing wuluh, uji sumur dan uji salmonella pada telur. Adapun untuk in vivo kita secara langsung memberikan pakan ke ternak unggas," tutur Rina Sri Wulandari, anggota tim dan mahasiswa Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan tersebut.

Percobaan ini menggunakan 20 ekor ayam petelur dibagi menjadi 4 kelompok yang diberikan 4 percobaan yang berbeda.

Ayam kandang A sebagai kontrol (tanpa terinfeksi bakteri hanya menggunakaan antibakteri), ayam kandang B sebagai kontrol negatif tanpa diberi antibakteri apapun (terinfeksi Salmonella sp.).

Ayam kandang C menggunakan ekstrak daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dengan konsentrasi terbaik dalam penghambatan bakteri Salmonella sp. (terinfeksi Salmonella sp.)

Dan ayam kandang D sebagai kontrol positif menggunakan antibakteri tetrasiklin 0.02% (w/v) (terinfeksi Salmonella sp.).

"Ekstrak diberikan secara oral dengan alat pencekok oral (sonde) pada ayam dan diberikan pakan yang sama dengan ayam lainnya. Ekstrak diberikan satu hari sekali setiap pagi dan dilakukan selama 28 hari," katanya.

Dengan adanya potensi ekstrak daun belimbing wuluh yang digunakan sebagai antimikroba alternatif, diharapkan akan dihasilkan telur rendah Salmonella sp. tanpa memberikan efek samping terhadap konsumen.

Thanks for: TRIBUNNEWSBOGOR.COM
thumbnail

Probiotik Untuk Unggas Temuan Fakultas Peternakan UGM


Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) telah berhasil menemukan probiotik asli ayam kampung Indonesia. Probiotik ini berfungsi sebagai antibodi dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap mikroba kebal antibiotik pada ayam kampung dan broiler. Tanpa pengendalian penggunaan antibiotik pada unggas, akan meningkatkan kasus mikroba kebal terhadap antibiotik. Dampaknya, akan mengancam kesehatan manusia, keberlanjutan produksi pangan maupun pembangunan nasional.
Guru Besar Bidang Ilmu Ternak Unggas Fakultas Peternakan UGM Sri Harimurti menjelaskan temuan probiotik ini berdampak nyata pada tingkat kesehatan masyarakat Indonesia yang menjadi konsumen ayam dan telur.

‘Probiotik bakteri asam laktat ini mampu mengatasi berbagai masalah kesehatan ternak ayam seperti diare atau infeksi Salmonella pullorum serta memacu pertumbuhan ayam. Sehingga ke depan akan tersedia produk unggulan berupa daging maupun telur yang bebas residu antibiotik,” jelas Sri dalam seminar umum ‘Peran Probiotik Bakteri Asam Laktat pada Industri Perunggasan Sekarang dan Masa Depan’.

Selama ini, penggunaan antibiotik pada ternak unggas ditengarai menimbulkan residu pada daging dan telor yang dikonsumsi. Jika terpapar terus-menerus, maka akan membahayakan kesehatan tubuh. Tidak hanya itu, probiotik yang digunakan peternak juga tidak murni karena dicampur feed aditive, ekstrak herbal, rempah, vitamin, maupun asam amino. Sebab probiotik murni belum diproduksi massal.

Awal Temuan

Ia menjelaskan temuan itu bermula dari banyaknya kejadian infeksi bakteri patogen yang menyebabkan diare (diarrhea) pada peternakan ayam di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang diduga penyebabnya adalah dari serotype Salmonella enterica, Escherichia coli dan Campilobacter jejuni. Diare ayam dapat dicegah bilamana ayam yang dipelihara secara intensif terkontrol baik perkandangan maupun lingkungannya dengan mengikuti aturan biosekuriti yang sudah ditetapkan.

Umumnya, jelas dia, pemicu yang dijumpai antara lain buruknya drainase di perkandangan dan sanitasi kandang, maupun pengelolaan litter atau suatu tipe alas kandang ayam yang tidak layak. Jalan pintas yang banyak dijumpai dan umum dilakukan oleh para peternak adalah mengandalkan pemberian antibiotik sebagai aditif, yang mereka targetkan sebagai pembasmi infeksi bakteri sekaligus untuk pemacu pertumbuhan ayam.

“Akibat dari penggunaan antibiotik secara terus-menerus yang terjadi di DIY pada saat itu, maka usaha untuk mengisolasi bakteri asam laktat (BAL) yang berasal dari ekskreta maupun dari saluran pencernaan ayam petelur dan ayam pedaging (broiler) tidak berhasil. Namun kemudian, Fapet UGM berhasil menemukan probiotik tersebut sebagai solusinya saat ini,” paparnya.

Dampak Antibiotik

Prof. Harimurti menuturkan, penggunaan antibiotik pada ternak unggas menimbulkan keprihatinan karena dapat menimbulkan residu antibiotik pada tubuh ternak dan produknya.  Usaha-usaha untuk mengganti antibiotik telah berhasil dilakukan di berbagai negara maju dengan menggunakan probiotik, sehingga kini telah banyak negara melarang penambahan antibiotik pada pakan unggas, dan sebagai pencegahan penyakit unggas.

“Di Indonesia, probiotik yang beredar di peternak dan digunakan untuk ayam saat ini diragukan kemurnian maupun viabilitas mikrobianya serta bias pada produktivitas yang dihasilkan, karena kemasan dicampur dengan feed aditive, ekstrak herbal dan rempah, vitamin maupun asam amino. Sementara probiotik asli dan murni untuk unggas belum diproduksi secara masal, oleh karena masih banyak dilakukan penelitian mendalam oleh banyak peneliti,” terang Harimurti.

Aplikasi Probiotik

Lebih jauh, Harimurti mengatakan probiotik temuan UGM tersebut telah berhasil diaplikasikan pada ayam broiler dan burung puyuh serta kalkun (in progress) dengan sangat memuaskan. Probiotik itu, katanya, mampu menempel di permukaan sel epitel usus, juga mampu berkoloni di usus ayam broiler, dapat menggantikan peran antibiotik (zinc-bacitracin, tetracyclin), sebagai pemacu bobot badan ayam broiler, dan memperbaiki performan pada burung puyuh dan kalkun, serta meningkatkan antibodi pada ayam broiler dan burung puyuh.

Probotik tersebut juga, tambah Harimurti, sudah berhasil diproduksi secara laboratoris dalam bentuk serbuk yang terproteksi oleh bahan penyalut, untuk mempertahankan sifat-sifatnya dan melindungi viabilitasnya terhadap lingkungan yang ekstrem, dengan menggunakan teknologi enkapsulasi.

“Ke depan, penggunaannya pada berbagai jenis unggas akan dilakukan melalui uji pilot plant sebelum dilakukan produksi secara massal pada skala industri sehingga bermanfaat bagi masyarakat luas,” demikian Harimurti.

Dekan Fapet UGM Ali Agus mengatakan bidang probiotik menjadi kebutuhan penting bagi industri peternakan unggas nasional.

“Keahlian di bidang probiotik banyak dibutuhkan industri peternakan unggas karena dilarangnya antibiotik. Ini merupakan hasil karya UGM untuk masyarakat peternakan Indonesia. Semoga hasil riset ini dapat diadopsi oleh praktisi,” ungkap Ali Agus.

Probiotik-Prebiotik-Simbiotik

Sebagai informasi, istilah probiotik berasal dari bahasa Latin pro (artinya for atau in support) dan biotic (kata sifat bahasaYunani) berasal dari bios (artinya life) sehingga artinya in support of life. Dewan Komite Ahli FAO/WHO pada tahun 2002 mendiskripsikan probiotik adalah mikroba hidup dapat berupa kultur tunggal atau campuran yang disuplementasikan secara langsung (direct-fed microbials) dan jika diberikan dalam jumlah yang memadai memberikan manfaat kesehatan pada inang.

Sementara itu, prebiotik untuk ayam didefinisikan sebagai bahan pakan yang dapat menstimulasi pertumbuhan dan aktivitas mikrobia terseleksi yang bermanfaat untuk kesehatan usus. Prebiotik diasumsikan sebagai karbohidrat tidak tercerna, namun apabila dikonsumsi ayam dapat membantu menstimulasi tumbuhnya bakteri probiotik di saluran pecernaan. Kebanyakan karbohidrat yang tidak tercerna tersebut adalah golongan oligosakarida. Tumbuhnya mikrobiota yang seimbang di saluran pencernaan berfungsi mencegah bakteri patogen yang akan menempel di usus, dengan berkompetisi tempat untuk menempel.

Sedangkan Simbiotik adalah kombinasi probiotik dan prebiotik, apabila diberikan, maka inang akan memperoleh efek yang menguntungkan dari keduanya. 

Thanks for:  gatra.com
                     nusantaranews.co

thumbnail

Ahli Virologi Unair Ciptakan Vaksin Ampuh Untuk Matikan Virus Flu Burung

jawapos.com
Ahli virologi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Prof. Dr. Suwarno berhasil mengembangkan dua jenis obat terapi berbahan ekstrak kuning telur yang berkhasiat sebagai penghambat pertumbuhan virus flu burung atau Avian Influenza (AI) pada hewan ternak.

“Ada dua produk. Yakni, Anti-Hemaglutinin Antibody (AHA) dan Anti-Neuraminidase Antibody (ANA). Kedua jenis obat itu bisa menghambat dan mematikan pertumbuhan virus AI yang sudah menjangkiti hewan ternak. Obat AHA dan ANA adalah bentuk alat terapi yang kita ekstrak dari kuning telur,” tutur Suwarno.

Ia menjelaskan, bahwa ekstrak kuning telur itu diambil ketika dalam fase menjelang bertelur pada dua kelompok ayam yang terinfeksi virus flu burung. Selanjutnya kedua kelompok ayam tersebut diberi vaksinasi AI.

Kelompok pertama diimunisasi dengan protein hemaglutinin dari virus AI, sedangkan kelompok kedua diimunisasi dengan protein neuraminidase dari virus yang sama.

Setelah kelompok ayam itu bertelur, dirinya mengekstrak telur dan hanya mengambil kuning telur.

"Setelah diekstrak, diambil antibodi dan melakukan pemurnian protein. Pemurnian hemaglutinin dan neuraminidase (anti hemaglutinin dan anti neuraminidase) diformulasi dan ditambah dengan kolostrum (susu dari sapi yang keluar pertama kali), beberapa jenis vitamin, mineral, dan asam amino. Dari situlah, produk bernama AHA dan ANA bermula," paparnya.

Ia mengungkapkan, cara pemberiannya cukup disemprotkan ke dalam paruh ayam dengan dosis sekitar satu milliliter. Apabila obat tersebut diberikan maksimal dua hari sejak virus flu burung menginfeksi tubuh ayam, maka obat AHA dan ANA dapat menghambat 80 hingga 100 persen pertumbuhan virus AI.

Tujuannya, untuk menyelamatkan dari kematian. "Kedua jenis obat tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Obat AHA digunakan untuk mencegah menempelnya virus AI ke dalam sel. Sedang obat ANA digunakan untuk mencegah keluarnya virus AI dari sel. Obat tersebut akan berfungsi optimal bila diberikan maksimal dua hari sejak virus AI menginfeksi tubuh ayam. Namun, bila lebih dari dua hari, penggunaan dua obat ini perlu dikombinasikan," urainya.

“Kalau sudah lebih dari dua hari sudah agak sulit. Makanya kita kombinasikan, yang ini (AHA) adalah untuk mencegah menempelnya virus AI ke dalam sel. Yang ANA untuk mencegah keluarnya virus dari sel. Jadi, ketika virus keluar dari sel, kita tangkap dengan ini. Ini supaya virusnya tidak menempel dalam sel. Kalau berkembang biak, virus keluar dari sel, maka akan ditangkap dengan ini (ANA). Jadi, kita kombinasikan antara AHA dan ANA,” imbuhnya.

Riset mengenai ekstrak kuning telur yang digunakan untuk mengobati ayam yang terinfeksi virus AI sudah dimulai sejak tahun 2009. Meski sudah berjalan tujuh tahun lalu, obat ini sudah diujicobakan pada ayam-ayam yang terinfeksi virus AI di peternakan ayam di Blitar, Malang, dan beberapa wilayah terjangkit lainnya.

Dari beberapa kali ujicoba di lapangan, pada kasus-kasus sedang, antibodi tersebut mampu menghambat pertumbuhan virus hingga 60 persen.

Keistimewaan lainnya yang dimiliki obat AHA dan ANA adalah kemampuan untuk mengobati virus dengan risiko kematian tinggi atau Highly Pathogenic AI (HPAI) dan risiko rendah atau Low Pathogenic AI (LPAI) Virus. Selain itu, obat AHA dan ANA bisa mengobati berbagai virus AI subtipe H5N1, H5N9, dan H5N2.

“Kalau ayam terinfeksi HPAI pasti mati. HPAI tidak menunjukkan gejala, tapi kalau tubuhnya diisolasi, hasilnya positif. Seringkali, mahasiswa koas (co-assistant) menemukan itu di laboratorium,” imbuh Suwarno yang juga anggota Tim Komisi Obat Hewan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian RI itu.

Peneliti kelahiran Tuban itu mengaku, produk buatannya sudah dilirik oleh sejumlah perusahaan. Namun demikian, ia masih perlu menyempurnakan kemasan obat AHA dan ANA. Sebab, bila obat tersebut dimanfaatkan untuk populasi yang besar, ia masih perlu menambah netto setiap kemasan.

“Tujuannya biar lebih praktis. Karena awalnya dibuat individual, kita bikin yang spray (semprot) seperti ini. Kalau mau efektif, ya tinggal dilarutkan dalam air. Tidak sampai dua jam, pasti air tersebut akan dihabiskan sama ayam. Jadi, prinsipnya mirip dengan vaksinasi,” tutur Suwarno.

Sumber: beritajatim.com
               jawapos.com