Website Iklan Tayang Selamanya
Selamat datang di situs web periklanan jaringan unikbaca.com "Semoga Hari Anda Selalu Menyenangkan!"
Setidaknya satu iklan Anda posting juga di situs web iklan ini!
Agar pengunjung atau pengakses dapat mencari dan tahu usaha Anda
📝 POSTING Hari ini DISKON 50%

Tampilkan postingan dengan label Doa Shalat. Tampilkan semua postingan
thumbnail

Shalat Dhuha

Shalat Dhuha adalah shalat sunnah yang dilakukan pada waktu dhuha .ketika matahari mulai naik ,sekitar pukul 07.00 sampai waktu dhuhur tiba sekitar pukul 12.00 .Jumlah rakaat shalat dhuha yaitu minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat ,dan dilakukan dengan cara mengucap salam setiap 2 rakaat sekali .
Shalat dhuha ini sendiri merupakan shalat sunnah yang dianjurkan nabi muhammad saw .Berikut adalah salah satu hadist dari beliau :


Sedekah bagi seluruh persendian tubuh manusia :
Di setiap sendiri dari kamu adalah sedekah ,setiap tasbih adalah sedekah ,setiap tahlil adalah sedekah ,setiap takbir adalah sedekah ,menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah ,mencegah dari kemungkaran adalah sedekah ,dan 2 ( dua ) rakaat dhuha diberi pahala .

Ghanimah ( keuntungan ) yang besar :
Dari Abdullah bin amr bin ash radhiyallahu anh berkta ,Rasulullah saw mengirim pasukan perang sambil berkata " perolehlah keuntungan dan cepatlah kembali ".
Mereka akhirnya saling berbincang - bincang tentang jauh dekatnya tujuan berperang dan ,benyaknya keuntungan yang akan diperoleh dan cepat kembali .
Lalu rasulullah berkata " mau kah kalian aku tunjukan tujuan yang lebih dekat dari mereka ( musuh yang akan diperangi ) ,paling banyak keuntunganya dan cepat kembali ..
Rasulullah berkata lagi "barang siapa yang berwudhu dan kemudian masuk ke masjid untuk melaksanakan shalat dhuha,dialah yang paling dekat tujuanya ,lebih banyak ghanima nya dan lebih cepat kembalinya "

Sebuah rumah di surga :
Barang siapa yg shalat dhuha sebanyak 4 rakaat dan 4 rakaat sebelumnya ,maka dia akan dibangunkan rumah di surga

Mendapatkan ampunan dosa :
Siapa pun yg melakukan shalat dhuha dengan tulus maka dia akan diampuni dosa nya oleh Allah meskipun dosa nya itu sebanyak buih di laut .

Niat Shalat Dhuha Dan Tata Caranya
Ushalli sunnatadh-dhuha'a rak'ataini lillahi ta'ala
artinya : aku niat shalat dhuha 2 rakaat karena Allah ta'ala

-Membaca Al-Fatihah
-Membaca Salah satu surat Al-Quran
 Surat Asy-Syam
 Surat Al-Lail
 Surat Adh-Dhuha
 Surat Al-Kafirun
 (Dan boleh juga surat yg lainya)

-Ruku' dan membaca tabih 3x
-I'tidal
-Sujud pertama dan membaca tasbih 3x
-Duduk diantara 2 sujud
-Sujud kedua dan membaca tasbih 3x
-Salam

Dan jika kita ingin shalat dhuha sebanyak 4 rakaat atau 12 ,maka kita ulangi lagi dengan 2 rakaat salam.

Doa Setelah Shalat Dhuha
Allahumma innadh dhuha'a dhuhaauka ,wal jamaala jamaaluka ,wal qudrota qudrotuka ,wal ishmata ishmatuka ,inn kaana rizqi fil ardhi fa akhrijhu ,wa in kaana fissamaa'i fa anzilhu ,wa in kaan harraman fatahhirhu ,bi haqqi dhuhaaika wa jamaalika wa qudratika ,Ya Allah . .

artinya : Ya Allah sesunguhnya masa pagi ini adalah masa mu ,keindahan ini adalah keindahanmu ,kenyamanan ini adalah kenyamananmu ,seandainya rizki ku tersembunyi didalam bumi maka keluarkanlah ,jika di langit maka turunkanlah ,jika haram maka bersikanlah ,berkat kesejatian masa pagi mu ,keindahanmu dan kekuasaanmu Ya Allah . .
thumbnail

Doa Mendengar Adzan

Adzan adalah sebuah panggilan untuk kita supaya segera melaksanakan ibadah shalat .Apabila kita sedang mendengarkan suara adzan ,maka sebaiknya kita segera menghentikan segala aktifitas kita sambil menunggu adzan selesai .Dan kita hendaknya mengucapakan sebagaimana suara adzan tersebut kecuali pada bacaan '' Hayya alash shalaa '' dan '' Hayya alal falaa ,maka mengucapkan : 


لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ  '' La haula walaa quwwata illa billah "




Nabi Muhammad bersabda :

إِذَا سَمِعْتُمْ النِّدَاءَ فَقُولُوا مِثْلَ مَا يَقُولُ الْمُؤَذِّنُ
“Apabila kalian mendengar azan, maka jawablah dengan seperti apa yang diucapkan muazzin.” (HR. Al-Bukhari no. 9 dan Muslim no. 383)

Setelah adzan selesai hendaknya kita membaca :

اَللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ، وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ، آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِيْ وَعَدْتَهُ،إِنَّكَ لاَ تُخْلِفُ الْمِيْعَادَ

Allaahumma rabba haadzihid da’watid taammah, wasshalaatil qaa imah, Aati Muhammadanil wassilah .Wal fadhilata Wab'atshu maqaamam'mahmuudalladzii wa’adtah .innaka laa tukhliful mii-aad . .

Artinya : Ya Allah, Tuhan Pemilik panggilan yang sempurna (adzan) ini dan shalat (wajib) yang didirikan. Berilah Al-Wasilah (derajat di Surga, yang tidak akan diberikan selain kepada Nabi dan fadhilah kepada Muhammad. Dan bangkitkan beliau sehingga bisa menempati maqam terpuji yang telah Engkau janjikan. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji

Dan setalah adzan selesai sebaiknya kita berdoa untuk diri sendiri .sebab doa diantara adzan dan iqamah (pada waktu itu) dikabulkan

Mengenai masalah adzan :
  • Tidak disyariatkan menjawab azan dari selain muazzin untuk shalat, misalnya sedang diadakan lomba azan atau azannya hanya berupa rekaman suara seperti yang ada pada televisi dan radio.
  • Jika seorang masuk masjid sementara azan dikumandangkan maka disunnahkan baginya untuk menjawab azan terlebih dahulu baru kemudian shalat sunnah.Kecuali jika pada hari jumat sementara azan dikumandangkan dan imam sudah duduk di atas mimbar, maka disunnahkan bagi kita untuk shalat tahiyatul masjid terlebih dahulu karena mendengarkan khutbah hukumnya wajib
  • Jika kita mendengar azan dari dua masjid atau lebih, maka kita bisa memilih salah satu dari keduanya, utamanya menjawab azan masjid yang terdekat dengannya atau dimana dia akan mengerjakan shalat


thumbnail

Pengertian Sujud Sahwi Dan Cara Membacanya

Sujud Sahwi adalah “sujud tambahan” ketika ada kekurangan (seperti lupa tasyahud awal dan rakaat) atau kelebihan rakaat dalam shalat. Sujud sahwi dilakukan dua kali. Sebelum dan sesudah sujud diiringi takbir –sebagaimana sujud dalam shalat.
Hadits-hadits tentang sujud sahwi ada yang menyebutkan dilakukan sebelum salam, ada pula yang sesudah salam. Dengan demikian, pada dasarnya sujud sahwi boleh dilakukan sebelum atau sesudah salam.

Namun demikian, para ulama menganjurkan demikian: jika shalatnya perlu “ditambal” karena ada kekurangan, maka sujud sahwinya sebelum salam –untuk melengkapi kekurangan sebelum selesai shalat.
Jika shalatnya sudah selesai, atau kelebihan rakaat, maka sujud sahwinya sesudah salam.
Jika seseorang telanjur salam, namun ternyata masih memiliki kekurangan raka’at, maka sempurnakan kekurangan raka’at tadi dan lakukan sahwi sesudah salam.

Berikut adalah bacaan sujud sahwi :


سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُوْ

Subhaana man-laa yanaamu walaa yashuu (“Maha Suci Allah yang Tidak Tidur dan Tidak Lupa)”




“Setelah beliau (Rasulullah Saw) menyempurnakan shalatnya, beliau sujud dua kali. Ketika itu beliau bertakbir pada setiap akan sujud dalam posisi duduk. Beliau lakukan sujud ini sebelum salam.” (HR. Bukhari dan Muslim).

“Lalu beliau shalat dua rakaat lagi (yang tertinggal), kemudia beliau salam. Sesudah itu beliau bertakbir, lalu bersujud. Kemudian bertakbir lagi, lalu beliau bangkit. Kemudian bertakbir kembali, lalu beliau sujud kedua kalinya. Sesudah itu bertakbir, lalu beliau bangkit.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Sujud sahwi sesudah salam ditutup lagi dengan salam. “Kemudian beliau pun shalat satu rakaat (menambah raka’at yang kurang tadi). Lalu beliau salam. Setelah itu beliau melakukan sujud sahwi dengan dua kali sujud. Kemudian beliau salam lagi.” (HR. Muslim)

Tentang bacaannya, belum ada yang menemukan adanya dalil yang menyebutkan Nabi Saw membaca doa khusus saat sujud sahwi. Hadits-hadits di atas juga hanya menyebukan sujud saja, tidak disebutkan yang dibaca Nabi Saw.

Fatwa Al-Lajnah Ad Daimah (komisi fatwa di Saudi Arabia) menyebutkan: “Sujud sahwi dilakukan dengan dua kali sujud setelah tasyahud akhir sebelum salam, dilakukan sebagaimana sujud dalam shalat. Dzikir dan do’a yang dibaca ketika itu adalah seperti ketika dalam shalat. Kecuali jika sujud sahwinya terdapat kekurangan satu raka’at atau lebih, maka ketika itu, sujud sahwinya sesudah salam. Demikian pula jika orang yang shalat memilih keraguan yang ia yakin lebih kuat, maka yang afdhol baginya adalah sujud sahwi sesudah salam. Hal ini berlandaskan berbagai hadits shahih yang membicarakan sujud sahwi”. Wallahu a’lam.

Sumber : Majalah Islam
thumbnail

Doa Qunut Dan Terjemahan


Qunut merupakan doa yang dilakukan pada Shalat Subuh atau Shalat Withir. Hukum Doa Qunut adalah Sunnah Muakkad/ab’ad (sunnah yang dikuatkan). Bagaimanakah bacaan doa qunut subuh dan dalam shalat yang lain?

Berikut bacaan do'a Qunut dan terjemahanya :

1. Allahummahdini fiiman hadaiit
” Ya Allah tunjukkan aku sebagaimana mereka yang telah Engkau tunjukkan. “

2. wa ‘afinnii fiiman ‘afait..
” Berikan kesihatan kepadaku sebagaimana mereka yang telah Engkau berikan kesihatan. “

3. watawallanii fiiman tawallaiit..
” Dan peliharalah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau peliharakan.
4. wabaariklii fiima a’thoaiit..
” Berilah keberkatan bagiku pada apa-apa yang telah Engkau kurniakan. “

5. wakinii (birrohmatika ) syarromaa qodhoiit..
” Dan selamatkan aku dari bahaya yang telah Engkau tentukan. “

6. fainna kataqdhii walayuqdhoo ‘alaik..
” Maka sesungguhnya, Engkaulah yang menghukum dan bukannya yang kena hukum. “

7. wainnahu layadilluman walaiit..
” Dan sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin. “

8. wala yaidzuman ‘adaiit..
” Dan tidak mulia orang yang Engkau musuhi. “

9. Tabaarokta robbana wata ‘alaiik..
” Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi “

10. falakalhamdu ‘alama qodhoiit..
” Maka bagi Engkaulah segala pujian di atas apa yang Engkau hukumkan. “

11. wa astaghfiruka wa atuubu ilaiik..
 ” Aku memohon ampun dari-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu. “

12. washallallahu ‘ala Sayyidinaa Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa aalihi washohbihi wasallam..
” Dan semoga Allah mencurahkan rahmat dan sejahtera ke atas junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya. “


Semoga bermanfaat buat kita. walaupun bacaan qunut dalam shalat hukumnya sunnah, ada baiknya kita tau dan menghapalnya.